Pariwisata

Luhut Panjaitan: Masyarakat Danau Toba Siapkan Diri Sambut Wisatawan

Administrator | Senin, 25 Juli 2016 - 09:08:05 WIB | dibaca: 529 pembaca

Parapat, 

Menteri Koordinator (Menko) Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengimbau 7 kabupaten kawasan Danau Toba serius mendukung program pemerintah dalam pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. Luhut juga meminta masyarakat menyiapkan diri untuk menyambut kehadiran wisatawan.

Imbauan tersebut disampaikan Luhut pada acara penutupan Kompetisi Paduan Suara Internasional The 1st North Sumatra International Choir Competition (NSICC) di Open Stage Parapat, Simalungun, Sabtu (24/07/2016) malam.

“Pemerintah serius mengembangkan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional. Untuk itu, masyarakat yang ada di sekitar Danau Toba harus menyiapkan diri menyambut kehadiran wisatawan mancanegara,” pesan Luhut.

Dalam kesempatan itu, Luhut menyatakan, NSICC merupakan salah satu kegiatan yang dapat menggelorakan Danau Toba sebagai destinasi wisata bertaraf internasional.

Keseriusan pemerintah mengembangkan Danau Toba, sebut Luhut, ditandai dengan menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, diantaranya jalan tol Medan menuju Tebing Tinggi hingga ke Parapat. Selain itu, pemerintah dalam waktu dekat akan mengembangkan Bandara Sibisa di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) sebagai penunjang akses masuknya wisatawan dari berbagai negara.

“Untuk menampung wisatawan dari luar negeri, pemerintah juga akan membangun kawasan hunian, resort, gedung konferensi bertaraf internasional diatas lahan seluas 500 hektar. Lokasinya nanti tidak jauh dari Bandara Sibisa,” jelas Luhut.

Target kunjungan wisawatan mancanera secara nasional tahun 2017 sebanyak 10 juta orang, terbesar dari Tiongkok, kemudian Amerika dan sejumlah negara eropa.

“Di masa mendatang, pemerintah mengedepankan sektor pariwisata akan menyumbang income terbesar, tidak lagi dari sektor industri. Untuk itu, saya berharap pemerintah kabupaten dan seluruh masyarakat mendukung program ini,” harap Luhut.

SERAHKAN TROPHY JUARA UMUM. Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan trophy juara umum kepada kepada pemenang Kompetisi Paduan Suara Internasional The 1st North Sumatra International Choir Competition (NSICC) di Open Stage Parapat, Simalungun, Sabtu (24/07/2016) malam. (ist)

SERAHKAN TROPHY JUARA UMUM. Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan trophy juara umum kepada kepada pemenang Kompetisi Paduan Suara Internasional The 1st North Sumatra International Choir Competition (NSICC) di Open Stage Parapat, Simalungun, Sabtu (24/07/2016) malam. (ist)

Luhut juga mengimbau masyarakat di sekitar Danau Toba untuk membiasakan diri mengedepankan pelayanan sebagai masyarakat sadar wisata.

“Saya masih mendengar ada wisatawan mancanegara yang dipalak dengan dikenakan ongkos yang tidak sesuai tarif. Ini tidak boleh terjadi lagi. Mari kita kedepankan pelayanan dan kenyamanan,” ajak Luhut.

Luhut juga menegaskan, pemerintah akan menertibkan perusahan kawasan Danau di Toba yang dapat merusak lingkungan dan kualitas air Danau Toba.

“Keramba ikan tidak boleh ada lagi di Danau Toba. Karena itu bisa merusak kualitas air. Begitu juga Toba Pulp jangan sampai merusak lingkungan di sekitar Danau Toba. Karena itu, masyarakat juga kita harapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan Danau Toba,” sebut Luhut.

Dalam kesempatan itu, Luhut juga mengapresiasi seluruh tim paduan suara yang telah ikut berpartisipasi dalam Kompetisi Paduan Suara Internasional yang pertama di Parapat. Demikian juga sejumlah kontingen paduan suara dari sejumlah negara yang sengaja mengirimkan perwakilannya ikut NSICC 2016.

“Tidak lupa terima kasih kepada Dewan Juri NSICC yang datang dari beberapa negara. Ini menjadi kehormatan tersendiri bagi kami, karena para juri mau terlibat dalam event ini,” ucap Luhut.

Sementara Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi meminta pelaksanaan NSICC digelar setahun sekali. Sebelumnya, pelaksanaan NSICC direncanakan akan berlangsung tiap dua tahun sekali yang terjadwal akan berlangsung di Istana Maimun dengan tuan rumah Kota Medan pada 2018 mendatang.

“Saya minta, NSICC digelar setahun sekali. Pemerintah Provinsi akan memasukkan anggaran pelaksanaan NSICC dalam APBD Sumut tahun anggaran 2017. Kegiatan ini sangat positif dalam merangsang tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara, terutama ke Danau Toba,” ujar Erry.

Menurut Erry, NSICC merupakan kompetisi bertaraf internasional, bertujuan menggali bakat generasi muda dari seluruh penjuru Indonesia di bidang tarik suara, termasuk melestarikan lagu-lagu daerah nusantara.

“Sumatera Utara adalah gudang penyanyi, tidak hanya di tingkat nasional, bahkan di tingkat internasional,” sebut Erry.

Erry juga menyebutkan, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut tidak lebih dari 250 ribu orang pada tahun 2015. Jumlah tersebut diharapkan akan mengalami peningkatan mencapai 1 juta orang tiap tahunnya.

“Untuk itu, kita berharap 7 kabupaten pemilik Danau Toba terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam upaya mengembangkan kawasan wisata Danau Toba,” ajak Erry.

Erry mengatakan, pemerintah pusat telah memberikan perhatian besar dalam pengembangan Danau Toba menjadi kawasan destinasi wisata bertaraf internsional, diantaranya dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Badan Otoritas Danau Toba, pengembangan Bandara Silangit di Tapanuli Utara (Taput), rencana pengembangan Bandara Sibisa di Tobasa, pembangunan jalan lingkar dalam dan luar Danau Toba, rencana pembangunan jalan bebas hambatan (tol) yang menghubungkan Tebing Tinggi menuju Parapat di Kabupaten Simalungun.

“Program pemerintah ini harus kita dukung. Caranya dengan mengemas berbagai kegiatan yang dapat menarik minat kunjungan wisatawan. Setidaknya ada 6 event bertaraf internasional yang memungkinkan kita gelar secara berkesinambungan di kawasan Danau Toba. Misalnya balap sepeda Tour De Toba, Marathon Danau Toba, Pesta Rakyat atau Pesta Danau Toba, Festival Danau Toba, Pesta Buah dan lain sebagainya,” papar Erry.

Erry berharap, dengan maraknya event bertaraf internasional, maka perekonomian masyarakat di sekitar Danau Toba juga akan meningkat. Begitu juga dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan tumbuh subur.

“Usaha kuliner akan berkembang. Produk kerajinan tangan, produk unggulan dan souvenir akan memberikan keuntungan bagi masyarakat,” sebut Erry.

Ketua Pantia NSICC 2016 dari De ‘Ualu, Jones Celnov Lubis mengatakan, pelaksanaan Kompetisi Paduan Suara Internasional berlangsung sukses selama 6 hari sejak 18 hingga 24 Juli 2016.

“Kita pantas berbangga hati, karena kegiatan ini diikuti 58 tim dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara, seperti Fhilipina dan Taiwan. Jumlah penyanyi saja mencapai 1.200 orang. Dengan official, pendamping dan crew mencapai 2 ribu orang,” sebut Jones.

NSCC 2016 menggelar lomba dalam 9 katagori. Selain dari Indonesia, penyelenggara NSIIC mendatangkan sejumlah juri internasional, yakni dari negara Latvia, Amerika Serikat, Italia, Taiwan, Singapura, Korea Selatan, dan Filippina.

“Kompetisi paduan suara internasional ini juga dimeriahkan dengan workshop dan choral clinic serta eksibisi terkait seni budaya dan kepariwisataan di Sumut yang berbasis lingkungan dan kearifan lokal. Kita sengata mengangkat Tema Let’s Sing For Peace. Dengan nyanyian ini akan membawa kedamaian bagi kita,” sebut Jones.

Hadir dalam acara penutupan NSICC, diantaranya perwakilan Kementerian Pariwisata, Deputi Kementerian Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Regional CEP Mandiri Regional Sumatera I Parlin Hutahean, Pembina De ’Ualu RE Nainggolan, dan tokoh masyarakat JA Ferdinandus, Bupati Simalungun JR Saragih, Bupati Tobasa Darwin Siagian, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain, Wakil Walikota Tanjung Balai Ismail, jajaran FKPD Sumut, Asisten Perekonomian Setdaprovsu Binsar Situmorang Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Elisa Marbun, Kadis Kehutanan Sumut Halen Purba, Plt Kadis Pendidikan Arsyad Lubis, dan Kadis Tenaga Kerja Sumut Bukit Tambunan. (afr/rel)

PUKUL GONG. Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan didampingi Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi memukul gong menandai penutupan Kompetisi Paduan Suara Internasional The 1st North Sumatra International Choir Competition (NSICC) di Open Stage Parapat, Simalungun, Sabtu (24/07/2016) malam. (ist)

sumber: bataktoday.com










Komentar Via Website : 13
telepon murah
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
telepon murah
lusi Telepon
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
komunikasi kantor
Solusi Hemat Telepon Kantor
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
solusi hemat telekomunikasi
Solusi Hemat Telepon Kantor
18 Agustus 2017 - 17:41:53 WIB
solusi hemat telekomunikasi
Solusi Hemat Telepon Kantor
18 Agustus 2017 - 17:41:53 WIB
solusi hemat telekomunikasi
Solusi Hemat Telepon Kantor
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
telepon kantor murah
Solusi Hemat Telepon Kantor
18 Agustus 2017 - 17:41:53 WIB
telepon kantor murah
Solusi Hemat Telepon Kantor
18 Agustus 2017 - 17:41:53 WIB
telepon kantor murah
Solusi Hemat Telepon Kantor
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
telepon kantor murah
Solusi Hemat Telepon Kantor
18 Agustus 2017 - 17:41:53 WIB
telepon kantor murah
AwalKembali 12 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)