Legenda

Jokowi Kaget Salah Satu Kabupaten di Papua Belum Ada Jalan Beraspal

Administrator | Minggu, 21 Februari 2016 - 09:13:37 WIB | dibaca: 930 pembaca

 JAKARTA -- Saat pidato pembukaan rakernas 1 PDIP, di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/1/2016), presiden Joko widodo (Jokowi) membeberkan ketimpangan pembangunan di Indonesia. Salah satunya yang terjadi di Provinsi Papua.

Di hadapan kader PDIP, Jokowi mengaku kaget terdapat kabupaten di Papua yang tidak memiliki jalan beraspal. Itu diketahui saat lawatanya ke Papua akhir tahun 2015 lalu.

"Ada Kabupaten Nduga di Papua. Disitu saya kaget sekali, yang namanya kabupaten jalan aspalnya engga ada, untuk menuju ke Wamena harus jalan kaki empat hari," ujar Jokowi.

Oleh karenanya menurut Jokowi, ia memerintahkan kepada menteri pekerjaan umum dan TNI untuk segera menyelesaikan akses jalan yang menghubungkan antara Wamena dan Nduga‎.

Ia mengtakan jalan sepanjang 278 kilometer tersebut akan rampung tahun ini.

"Saat itu saya perintahakan kepada menteri PU, TNI, agar tahun ini antara Momugu melewati Nduga kemudian naik ke Wamena harus tembus jalan darat. Saya tidak tahu caranya, yang penting saya perintah dulu," ujar Jokowi.

Dengan adanya jalam darat tersebut akan ada 11 Kabupaten di Pegunungan Tengah, Papua terbebas dari isolasi.

Selain itu mobilitas warga semakin mudah dan harga-harga kebutuhan tidak terlampau mahal.

Saat ini harga-harga kebutuhan sudah terlampau mahal. Untuk Bahan bakar minyak ‎harga perliternya mencapi Rp 60-70 ribu.

Dengan adanya jalam darat tersebut akan ada 11 Kabupaten di Pegunungan Tengah, Papua terbebas dari isolasi.

Selain itu mobilitas warga semakin mudah dan harga-harga kebutuhan tidak terlampau mahal.

Saat ini harga-harga kebutuhan sudah terlampau mahal. Untuk Bahan bakar minyak ‎harga perliternya mencapi Rp 60-70 ribu.

tribunnews.com

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)