Pemerintahan

Hangatnya Suasana Santap Siang Jokowi dan Kompasianer di Istana Negara

Administrator | Minggu, 13 Desember 2015 - 08:59:30 WIB | dibaca: 137 pembaca

Kompasianer saat berkunjung ke Istana Negara, Sabtu (12/12/2015).

JAKARTA,  Ada yang spesial dalam perayaan ulang tahun ketujuh Kompasiana dalam Kompasianival 2015.

Selain dapat menikmati suguhan beragam komunitas menarik, sebanyak 100 Kompasianer juga diberikan kesempatan untuk santap siang bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Kompasianival 2015 digelar selama dua hari di Piazza, Gandaria City, Jakarta, 12-13 Desember 2015.

Pada hari pertama ini, Presiden Jokowi sedianya akan memberikan sambutan saat pembukaan acara. Namun, karena halangan tertentu, Jokowi akhirnya mengundang Kompasianer untuk menikmati jamuan makan siang di Istana Negara.

Kesempatan untuk menerima jamuan makan dan ramah-tamah dengan seorang Presiden tentu tidak disia-siakan para Kompasianer.

Sayangnya, jumlah undangan yang diberikan terbatas. Hanya 100 Kompasianer terpilih yang berkesempatan untuk mewakili sekitar 300.000 bloger Kompasiana.

"Yang paling susah adalah memilih siapa yang akan diundang. Akhirnya, kami pilih Kompasianer yang aktif menulis, yang kami anggap paling memiliki aspirasi untuk disampaikan ke Presiden," ujar Assistant Manager Kompasiana Iskandar Zulkarnain di Istana Negara, Sabtu (12/12/2015).

Sambutan singkat Presiden

Sekitar 100 Kompasianer tiba di Istana Negara sekitar pukul 11.30. Seusai berfoto di halaman Istana Negara, para Kompasianer diarahkan menuju ruang pertemuan Istana.

Kehadiran para Kompasianer di Istana Negara disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Selain itu, hadir pula Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Sekitar pukul 12.00, Jokowi yang mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung tiga perempat menemui para tamu undangan. Para Kompasianer pun menyalami Jokowi.

Sebelum ke tempat duduk, Jokowi menghampiri mikrofon untuk memberikan kata-kata sambutan.

Namun, tak banyak yang dikatakan Jokowi. Ucapannya justru mengundang tawa para Kompasianer yang tampak tegang. "Santai saja, makan dulu," kata Jokowi.

Sebagai tuan rumah, Jokowi mengajak para Kompasianer untuk bersama-sama mengantre mengambil makanan. Para Kompasianer pun mengikuti ajakan Jokowi.

Salah satu yang membuat antusias para Kompasianer adalah menu makan siang di Istana. "Oh, jadi seperti ini makanan di Istana," ucap seorang Kompasianer sambil melihat-lihat menu makanan yang disajikan.

Beberapa menu yang disajikan, antara lain, sop buntut, sate, opor ayam, nasi goreng, dan beberapa menu makanan lainnya. Es buah disajikan sebagai hidangan penutup.

Kehangatan ala Jokowi

Pengalaman menikmati jamuan makan siang bersama Presiden di Istana Negara sudah pasti memberikan kesan yang tak terlupakan bagi para Kompasianer.

Namun, yang paling terasa adalah kehangatan dari keramahan yang ditunjukkan Presiden dan para staf di Istana.

Para Kompasianer tidak merasakan ada tekanan dari protokoler dan keamanan Istana. Suasana tampak lebih cair dari apa yang dibayangkan sebelumnya.

"Ada yang berbeda, sepertinya protokoler Presiden sudah tahu kalau Kompasianer ini orang-orang baik semua," kelakar seorang Kompasianer dari Pontianak.

Selain jamuan makan, Jokowi memberikan kesempatan bagi para Kompasianer untuk berbagi aspirasi dan masukan terhadap Presiden.

Berbagai aspirasi tersebut diperhatikan dengan saksama, bahkan dicatat oleh Jokowi. Seusai acara, Jokowi pun menyempatkan diri untuk berfoto dan memberikan tanda tangan kepada para Kompasianer.

"Yang saya tangkap, ngumpul bersama Kompasianer dengan ramah-tamah Pak Jokowi itu suatu energi positif yang baru," ujar Ando Ajo, seorang Kompasianer dari Riau.


kompas.com










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)