Destinasi

Begini Perkembangan Jalan Tol Trans Sumatera

Administrator | Rabu, 06 Januari 2016 - 09:53:12 WIB | dibaca: 1705 pembaca

Jakarta -Pembangunan Jalan Tol luar Jawa terus menjadi perhatian Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), salah satunya ada Jalan Tol Trans Sumatera. Setidaknya ada 6 ruas yang telah masuk masa konstruksi dan ditargetkan dapat selesai dan mulai beroperasi di tahun 2019.

Bagaimana perkembangannya hingga saat ini?

"Secara umum terus menunjukkan perkembangan‎ yang berarti. Proses konstruksi berjalan paralel (bersamaan) dengan proses pembebasan lahan yang terus dipercepat," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Suna saat berbincang dengan detikFinance di ruang Kerjanya, Jakarta, Selasa (5/1/2016) sore.

Berikut rincian perkembangan 6 Ruas Jalan Tol di Jaringan Jalan Tol Trans Sumatera‎:

Medan-Binjai sepanjang 16,72 km terdiri dari 3 seksi pekerjaan, saat ini perkembangan konstruksi fisiknya sudah mencapai 2,014%. Biaya konstruksi Jalan Tol ini mencapai Rp 1,29 triliun dengan total kebutuhan investasi mencapai Rp 1,604 triliun. Proses pemebebasan lahan yang membutuhkan biaya Rp 495 miliar ini telah mencapai 69,7%.‎ Ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2018.

Medan-Kualanamu-Tembing Tinggi sepanjang 61,70 km terdiri dari 6 seksi pekerjaan, saat ini perkembangan konstruksi fisiknya sudah mencapai 6,01%. Biaya konstruksi jalan tol ini mencapai Rp ‎1,759 triliun dengan total kebutuhan biaya investasi mencapai Rp 4,072 triliun. Proses pembebasan lahan yang membutuhkan biaya Rp 441 miliar ini telah mencapai 85,98%. Ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2017.

Palembang-Kandis Dumai sepanjang 135 km, saat ini perkembangan konstruksi fisiknya sudah mencapai 0,48%. Biaya konstruksi jalan tol ini mencapai Rp 9,532 triliun dengan total kebutuhan biaya investasi mencapai Rp 17,347 triliun. Proses pembebasan lahan yang membutuhkan biaya Rp 974 miliar ini telah‎ mencapai 17.75%. Ditargetkan dapat beriperasi pada tahun 2019.

Palembang-Indralaya saepanjang 24,48 km terdiri dari 3 seksi pekerjaan, saat ini perkembangan konstruksi fisiknya sudah mencapai 3,06%. Biaya konstruksi jalan tol ini mencapai Rp 2,633 tirliun dengan total kebutuhan biaya investasi mencapai Rp 3,301 triliun. Proses pembebasan lahan yang membutuhkan biaya Rp 205 miliar ini telah mencapai 60,51%. Ditargetkan dapat beroperasi di 2017.

Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 111,69 km terdiri dari 3 seksi pekerjaan, saat ini tengah dalam tahap persiapak pekerjaan fisik setelah kontraknya ditandatangani pada 12 Oktober 2015 lalu. Biaya konstruksi Jalan Tol ini mencapai Rp 9,843 tirliun dengan total kebutuhan biaya investasi mencapai Rp 14,435 triliun. Proses pembebasan lahan yang membutuhkan biaya Rp 450 miliar ini telah mencapai 100%. Ditargetkan beroperasi di tahun 2017.

Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 155 km terdiri dari 3 seksi pekerjaan, saat ini perekmbangan konstruksi fisiknya telah mencapai 0,48%. Biaya konstruksi Jalan Tol ini mencapai Rp 12,22 triliun dengan total kebutuhan biaya investasi mencapai Rp 16,795 triliun. Proses pembebasan lahan‎ yang membutuhkan biaya Rp 1,196 triliun ini telah mencapai 16,41%. Ditargetkan beroperasi di 2019.

(detik.com/dna/ang)










Komentar Via Website : 1
Solusi Telepon
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
komunikasi kantor
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)